Beranda


PERKENALAN INDUSTRI MESIN APPAREL HONG KONG

Gambaran Umum

  • Industri garment HK paling makmur antara tahun 70-an hingga 90-an. Industri mesin jahit dan mesin apparel juga berkembang seiring. Pada puncaknya, hingga 1/3 dari produksi mesin potong, jahit, aksesori, suku cadang, dan finishing dunia diperdagangkan masuk dan keluar melalui pelabuhan bebas Hong Kong. Pada masa itu, pasar HK didominasi oleh produsen mesin dari Jepang, Eropa, dan Amerika. Saat ini, terdapat sekitar 150 perusahaan HK yang bergerak di bidang manufaktur/grosir/eceran/layanan jasa mesin apparel.

 

  • Di masa lalu, sebagian besar peralatan diproduksi di Jerman, Italia, AS, Jepang, dll, kemudian diekspor kembali ke negara-negara Asia lainnya. Ketika Tiongkok membuka pintunya, banyak produsen mesin dari HK dan dunia mengikutinya. Banyak perusahaan lokal HK juga memindahkan bisnis mereka ke Tiongkok. Kini HK dapat mengekspor peralatan garment paling mutakhir ke seluruh dunia.

 

  • Perusahaan-perusahaan HK dengan visi globalnya telah lama mulai memperkenalkan keahlian dari luar negeri. Proses produksi garment juga telah sangat meningkat, baik secara teori maupun praktik. Jumlah tenaga muda di industri garment kami termasuk yang tertinggi di antara semua sektor industri.

 

Model Bisnis

  • Perusahaan-perusahaan HK di bidang mesin apparel, jahit, CAD/CAM, dan finishing telah memperkenalkan banyak mesin dan proses inovatif kepada produsen garment lokal. Keahlian khusus perusahaan mesin apparel lokal adalah menyesuaikan dan meningkatkan mesin-mesin paling populer untuk pabrik-pabrik lokal kami. Industri kami juga aktif berpartisipasi dalam banyak pameran kelas dunia seperti DTC dan CISMA. Kami juga secara rutin mengadakan pertemuan dagang untuk menjembatani Tiongkok dengan banyak negara luar.

 

Tren Pasar

  • Perusahaan Mesin Apparel HK telah mengenali dua tren terpenting: oil-less (bebas minyak) dan otomatisasi. Untuk manufaktur garment, kami telah beralih dari lini produksi massal ke unit produksi kecil. Industri garment lokal harus beradaptasi dengan biaya tenaga kerja dan energi yang terus meningkat. Beberapa contohnya adalah: mesin ganda untuk satu operator, motor dan peralatan hemat energi, jahit berbantuan komputer, robot, dan mesin serba guna.